IBX5A050201A869C

Selasa, 12 Desember 2017

Berikut pola hidup sehat dari Rasulullah SAW:



Berikut pola hidup sehat dari Rasulullah SAW:

1.            Makan Makanan Halal & Baik. Rasulullah SAW hanya memakan makanan yang halal dan baik, seperti: Ikan laut segar, buah-buahan(tin, zaitun, kurma, anggur, delima), madu, daging, susu dan biji-bijian(gandum).

Rasulullah SAW bersabda:Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari     pohon yang diberkahi.”(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az      Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari `        Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber    dari Abi Usaid r.a.)

            Pada pagi hari, Rasulullah SAW sarapan dengan segelas air yang dicampur oleh sesendok             madu asli. Selain dapat menjaga daya tahan tubuh, madu juga dapat menjadi obat bagi           berbagai macam penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu dapat membersihkan      lambung, menyembuhkan sembelit, wasir, peradangan dan mengaktifkan usus-usus.
            Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”            (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah,         yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
            Memasuki waktu dhuha, Rasulullah SAW akan mengkonsumsi tujuh butir buah kurma      ajwa’(matang). Selain menyehatkan, buah kurma juga dapat menetralisir racun.
            Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan          terlindungi dari racun”
            Hal ini dibuktikan ketika seorang wanita Yahudi mencoba membunuh Rasulullah SAW     dengan cara meracuni makanan beliau pada perang Khaibar.
            Racun tersebut dapat dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam buah kurma, namun             salah seorang sahabat yang bernama Bisyir ibu al Barra meninggal karena racun tesebut.
            Pada malam hari, Rasulullah biasa memakan sayur-sayuran. Sayuran memiliki         kandungan yang dapat meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh. Sayuran juga          mengandung serat yang dapat melancarkan pencernaan.
            Setelah makan malam, Rasulullah akan melakukan beberapa aktivitas terlebih dahulu. Ini   berfungsi untuk mempermudah makanan ketika dicerna oleh lambung. Aktivitas yang          dilakukan Rasulullah biasanya berupa shalat.

2.         Tidak berlebihan. Jangan mengkonsumsi makanan berlebihan, Rasulullah mencotohkan   dengan makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

3.         Patuh Pada Perintah Allah. Poin nomor 3 ini erat kaitannya dengan poin nomor 1.          Rasulullah SAW selalu membaca do’a sebelum makan dan menghindari makanan yang         buruk.

            Makanan buruk bukan berarti berasal dari jenis yang haram seperti babi dan anjing.            Makanan buruk bisa berasal dari jenis makanan halal, seperti daging ternak yang      disembelih tidak dengan menyebut nama Allah, lalu daging ternak yang disebelih untuk         selain Allah (persembahan kepada jin).

4.         Tidur Lebih Cepat dan Bangun Lebih Awal. Rasulullah SAW tidak menyarankan         umatnya untuk begadang. Karenanya, beliau tidak menyukai makan dan berbincang-          bincang selepas waktu Isya.

            Jika sudah saatnya tidur, maka Rasulullah SAW akan langsung tidur. Tidur yang tepat      ialah selepas Isya, kurang lebih pukul 21.30, lalu sebaiknya bangun pada 1/3 malam     sekitar jam 3 untuk shalat malam.
            Dengan begitu waktu yang digunakan untuk tidur dalam sehari kurang dari 8 jam. Dalam pembagian waktu 24jam untuk 1 hari 1 malam, 1/3 untuk bekerja, 1/3 untuk beribadah            kepada Allah dan 1/3 lagi untuk tidur yang cukup. Tentunya pembagian waktu ini tidak     kaku, melainkan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan.

5.         Rutin Berolahraga. Rasulullah SAW merupakan sosok yang gemar berolahraga, beliau    tidak segan mengajak istrinya Aisyah RA dan juga menganjurkan anak-anak agar dilatih           memanah, menunggang kuda dan berenang.

Rasulullah juga melakukan berbagai jenis olahraga dan beliau terkenal sebagai jago gulat. Ini menunjukkan bahwa tubuh beliau tidak hanya sehat, namun juga kuat. Beliau juga           pernah berlomba lari dan memanah.


            Rasulullah bersabda : “Ketahuilah bahwa yang dimaksud kekuatan itu adalah memanah,   beliau mengucapkannya tiga kali.” (HR. Muslim). Di dalam hadits lain juga dijelaskan :    “Kamu harus belajar memanah, karena memanah itu termasuk sebaik-baik      permainanmu.” (HR. Bazzar dan Thabrani).

 

6.         Rajin Berpuasa. Puasa wajib/sunnah yang ditekankan adalah puasa sehat tanpa    mendzolimi diri sendiri. Dianjurkan sahur dan menyegerakan berbuka dengan air putih         dan kurma.

            يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
            “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)
            Puasa dapat mengobati berbagai penyakit seperti:
-          Tekanan darah tinggi
-          Diabetes
-          Asma dan saluran pernapasan
-          Jantung dan pengerasan arteri
-          Penyakit hati
-          Penyakit Kulit
-          Penyakit paru-paru
-          Mencegah kanker
            Dalam dunia kedokteran, puasa juga dianggap sebagai senjata paling ampuh.

7.         Membersihkan Gigi. Rasulullah SAW sangat Memperhatikan kesehatan gigi dan             membersihkannya dengan menggunakan siwak (akar dari pohon salvadora persica)).    Waktu yang disarankan adlah sebelum sholat, sebelum tidur dan ketika bangun tidur.


8.         Sholat Khusyuk. Rasulullah SAW senantiasa mendirikan ibadah sholat di awal waktu      dan berjamaah plus sholat unnah. Ibadah wajib untuk seluruh mukmin bahkan dalam     keadaan sakit. Ibadah ini dapat menjaga kesehatan JIWA dan RAGA.

 

9.         Habbatussauda. Selain “gaya hidup” Rasulullah SAW yang sepenuhnya sehat, beliau       juga menganjurkan untuk rutin mengkonsumsi herbal, diantaranya habbatussauda(jintan           hitam), kurma, madu dan berbekam jika sakit.

 

10.       Tidak pemarah. Rasulullah memberi nasehat “Jangan marah”, nasehat ini diulangi            sampai 3 kali. Ini menunjukan bahwa marah membawa efek buruk bagi kesehatan. Orang      pemarah terbukti sering mengalami sakit seperti darah tinggi, gangguan pencernaan, sakit       kepala, sakit jantung dan depresi.

 

11.       Menjaga Kebersihan. Rasulullah SAW selalu tampak bersih dan rapi. Setiap hari kamis   atau jumat, beliau bersiwak, memakai minyak wangi, mencukur rambut di pipi dan      memotong kuku.

 

12.       Bersosialisasi. Sebuah studi dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa    para     pria dengan usia diatas 70 tahun yang gemar bersosial kecil kemungkinan           mengalami sakit jantung. Ini dicontohkan oleh Rasulullah SAW, beliau memiliki banyak       sahabat dan senantiasa bersilaturahmi dengan kerabatnya.

 

13.       Berbekam. Rasulullah SAW bersabda:

            “Kesembuhan dapat diperoleh dengan tiga cara: pertama dengan meminum madu (dengan obat herbal), kedua dengan berbekam/hijamah, dan ketiga dengan (terapi) besi    panas. Dan aku tidak menganjurkan umatku untuk melakukan pengobatan dengan besi     panas.” (HR. Bukhori)

            Tentunya berbekam dengan rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta         menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit.
Ternyata hidup sehat tidaklah sulit, anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk berobat atau membeli vitamin. Cukup ikuti sunnah Rasulullah SAW maka insya Allah hidup anda akan sehat jasmani dan rohan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar